Not-
Found
Tampilkan postingan dengan label Info Pertolongan Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Pertolongan Jiwa. Tampilkan semua postingan


Ingin Langsing Tanpa Harus Kelaparan? 

Lakukan Diet Protein

Banyak orang mengira berat badan akan turun begitu saja hanya dengan mengurangi porsi makan. Alih-alih jadi kurus, orang tersebut justru tersiksa karena menahan lapar. Supaya bisa langsing tanpa kelaparan, lakukan saja diet protein.

Sebuah penelitian di University of Sydney membuktikan mengonsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi efektif menurunkan berat badan khususnya pada perempuan gemuk. Hanay dalam waktu satu tahun, diet ini bisa mengurangi 10 persen berat badan.

"Berat badan turun 10 persen itu sangat bermakna dalam sebuah penelitian tentang berat badan. Beberapa perempuan mencapainya hanya dalam 6 bulan dan ini sangat mengejutkan," kata Dr Helen O'Conor, pakar kesehatan olahraga dari University of Sydney seperti dikutip dariBody and Soul, Jumat (23/11/2012).

Penelitian yang didanai oleh Meat & Livestock Association tersebut belibatkan sejumlah perempuan yang mengalami kelebihan berat badan atau overweight, dengan usia antara 18-25 tahun. Selama 12 bulan, para partisipan diberi diet kaya protein dan rendah karbohidrat.

Diet tinggi protein itu antara lain mencakup 3 kali makan lauk seperti daging, ikan, telur dan tahu sebanyak 100 gram tiap penyajian. Susu rendah lemak juga diberikan 2 kali sehari, sedangkan karbohidrat dalam porsi yang sangat dibatasi diberikan 4 kali sehari.

Pengaturan pola makan seperti ini memberikan suplai energi sebesar 1.460 kalori atau 6.100 kilojoule, sama seperti asupan normal sehari-hari. Bedanya kalau sehari-hari lebih banyak didapat dari karbohidrat, dalam diet ini energinya lebih banyak dari protein.

Untuk menjaga keseimbangan gizi, para partisipan juga mendapat asupan sayur dan buah yang cukup. Olahraga rutin juga tetap dilakukan dengan intensitas yang dibuat sama seperti kelompok kontrol pembanding yang tidak menjalani diet tinggi protein.

Hasilnya seperti yang disebutkan, berat badan para partisipan turun 10 persen di akhir penelitian. Meski hanya teramati pada partisipan perempuan, manfaat diet ini bisa juga didapatkan para laki-laki paling tidak untuk membatasi kadar gula yang berasal dari penguraian karbohidrat.
http// Ingin Diet ?

Posted by
Unknown

More

Lakukan 4 Kegiatan Ini Agar Lemak Terbakar Meski Sedang Bersantai

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012.

 Pembakaran lemak sebenarnya tetap berlangsung meski tidak sedang beraktivitas fisik, antara lain untuk menjalankan berbagai fungsi organ vital termasuk jantung. Laju pembakarannya saja yang berbeda dan ini dia cara meningkatkannya.

Laju pembakaran kalori yang antara lain berasal dari lemak dinyatakan sebagai Basal Metabolic Rate (BMR) atau laju metabolisme basal. Artinya kurang lebih kemampuan tubuh untuk melakukan pembakaran kalori meski tidak sedang melakukan aktivitas fisik.

Seseorang yang memiliki BMR rendah cenderung mudah gemuk meski porsi makannya sedikit, karena pembakaran kalori dalam jumlah besar hanya terjadi saat olahraga. Sebaliknya, orang dengan BMR tinggi susah gemuk karena tanpa harus bergerak pun kalorinya pasti terbakar.

Secara umum, laki-laki memiliki BMR yang relatif lebih tinggi dibanding perempuan dengan perbedaan rata-rata mencapai 100 kalori. Itu sebabnya, tubuh perempuan cenderung lebih berlemak dibandingkan kaum laki-laki yang biasanya lebih berotot.

Namun jangan khawatir, BMR pada laki-laki maupun perempuan bukan harga mati yang tidak mungkin diubah. Bagi yang memiliki BMR rendah, beberapa cara bisa dilakukan untuk meningkatkannya agar lemak-lemak tetap terbakar meski sedang bersantai sambil nonton TV, seperti dikutip dari Foxnews, Jumat (23/11/2012):

1. Maksimalkan latihan beban
Meski diharapkan pembakaran kalori tetap berlangsung saat sedang santai, bukan berarti aktivitas fisik boleh ditinggalkan sama sekali. Olahraga tetap harus dilakukan, namun sebaiknya latihan beban diberi porsi lebih banyak dibanding latihan kardio seperti jogging atau bersepeda.
Penelitian membuktukan, latihan beban memberikan lebih banyak afterburn effect atau efek pembakaran yang akan terus berlangsung sesudah olahraga. Pembakaran yang terjadi saat jogging memang tinggi, namun tidak efeknya terhadap BMR tak sebesar latihan beban.

2. Gabungkan latihan beban dan kardio
Melatih jantung dan otot secara bersamaan dalam satu sesi akan meningkatkan efek pembakaran yang terjadi hingga 30 menit setelah berolahraga. Latihan kardio membuat pasokan oksigen ke dalam tubuh meningkat, lalu dengan sendirinya pembakaran kalori akan meningkat.
Sebuah penelitian yang dimuat di The Journal of Strength and Conditioning Research menunjukkan, latihan kardio yang dilakukan di tengah-tengah sesi memberikan efek metabolis yang bertahan lebih lama setelah berolahraga.

3. Latihan interval
Prinsip dari latihan interval adalah melakukan olahraga berat dalam waktu yang singkat, untuk mendapatkan efek yang sama dengan latihan ringan yang dilakukan dalam durasi lebih lama. Sebuah penelitian menunjukkan, latihan interval yang terdiri dari sprint atau lari cepat yang diselingi jalan kaki selama total 2 menit akan menghasilkan pembakaran yang sama dengan jogging santai selama 30 menit. Menariknya lagi, efek pembakaran setelah olahraga akan bertahan lebih lama.

4. Jangan lupakan peregangan
Kelihatannya sepele, tetapi peregangan tidak hanya bertujuan untuk melemaskan otot biar tidak cedera. Sebuah penelitian di The Journal of Strength and Conditioning Research menunjukkan, olahraga yang didahului peregangan yang benar akan menghasilkan total pembakaran energi yang lebih besar dibanding tanpa peregangan.
Lagi-lagi, peregangan juga meningkatkan konsumsi oksigen tara-rata sehingga efek pembakaran seusai berolahraga akan bertahan lebih lama.

Posted by
Unknown

More

'Hot' di Ranjang Malam Ini dengan 5 Cara Berikut

Oky Pratama Yudha,
24 November 2012.

Ada banyak cara untuk membuat pasangan Anda 'on' saat di ranjang. Apalagi mengetahui cara memercikkan api cinta di antara Anda dan pasangan adalah suatu keharusan demi kehidupan cinta yang harmonis dan romantis.

Nah, berikut ini 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk menggoda pasangan di atas ranjang sehingga malam ini aktivitas ranjang semakin 'hot', seperti dikutip dari Times of India, Jumat (23/11/2012):

1. Tiup dan Gigit Kupingnya
Dengan meniup kupingnya pelan-pelan akan membuat sensasi yang bisa bikin merinding. Sebab telinga adalah zona yang sangat sensitif bagi laki-laki maupun perempuan. Karena itu meniup telinga dengan lembut akan membuat pasangan 'on'. Agar libidonya bangkit, cobalah menggigit pinggir kupingnya. Eit jangan keras-keras. Gigitlah dengan lembut, sehingga si dia akan bergetar.

2. Gigit Lehernya
Seperti halnya telinga, leher juga merupakan area yang sangat sensitif. Gigit atau jilatlah leher pasangan Anda perlahan-lahan untuk memberi dia isyarat seksual. Rasakan hembusan nafasnya yang semakin cepat dan Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan.

3. Belailah Dada dan Pinggangnya
Sentuhlah dada dan pinggangnya. Sebab pria juga senang disentuh. Dengan lembut gerakkan kuku-kuku Anda di atas dadanya, terus ke bawah hingga ke lekukan pinggangnya. Ssst, lihatlah bulu-bulu halus di kulitnya meremang.

4. Goda Dia
Sebenarnya pria lebih suka perempuan yang bisa menyampaikan apa yang ada dalam benaknya, terutama terkait hal-hal yang erotis. Tapi jika Anda tidak nyaman blak-blakan menyampaikan 'dirty talk', goda saja dia perlahan. Dia bakal tahu kok apa keinginan Anda.

5. Belai Diri Sendiri
Oke, ini cara pamungkasnya. Belailah diri Anda sendiri di hadapan pasangan Anda. Percayalah pasangan Anda bakal 'on' saat melihat Anda membelai diri sendiri. Kebanyakan pria merasa senang saat melihat pasangannya malu-malu membelai dirinya sendiri. Seolah-olah mereka terpanggil untuk menggantikan 'pekerjaan' membelai tubuh Anda.

Posted by
Unknown

More

Ini yang Dirasakan Pria Gemuk Ketika Berhubungan Seks

Oky Pratama Yudha,
Sabtu 24 November 2012.

Kegemukan atau obesitas tidak hanya dapat meningkatkan risiko terhadap berbagai penyakit, tetapi dapat pula mengacaukan hubungan seksual Anda. Pria yang mengalami kegemukan dapat menemui berbagai masalah di tempat tidur.

Seperti dilansir OnlyMyHealth, Jumat (23/11/2012), berikut bebeprapa pengaruh kegemukan pada pria terhadap hubungan seksualnya:

1. Kurang percaya diri
Mencemaskan kinerja ketika bercinta dan cenderung rendah diri di depan pasangan adalah masalah besar yang sering dirasakan oleh pria yang mengalami kegemukan. Ketidakpuasan terhadap keadaan fisik diri sendiri dapat menimbulkan efek negatif pada sisi psikologis.

Padahal kepercayaan diri sangat diperlukan dalam hubungan seksual yang berkualitas. Selain itu, gangguan psikologis seperti stres, rendah diri, dan sebagainya juga diketahui berpengaruh terhadap penurunan gairah seksual.

2. Diliputi kecemasan tidak dapat memuaskan pasangan
Pria yang mengalami kegemukan biasanya akan merasa khawatir apakah pasangannya baik-baik saja dan merasa nyaman ketika berhubungan seksual dengannya. Alasan terhadap kecemasan ini adalah tentu saja karena menyadari bahwa dirinya mungkin terlalu berat untuk pasangannya. 

3. Berisiko disfungsi ereksi
Penyebab terbesar disfungsi ereksi adalah karena terhambatnya aliran darah ke penis, yang dapat disebabkan karena kondisi seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, yang merupakan faktor penyebab berbagai penyakit.

Obesitas bahkan telah terkait dengan penurunan produksi hormon testosteron yang juga berpengaruh terhadap kemampuan ereksi pria. Testosteron adalah hormon seks utama pada pria dan memainkan peran penting dalam gairah seksual dan fungsi seksual.

Untuk dapat mempertahankan ereksi, penis membutuhkan pasokan darah yang lebih banyak dari biasanya. Pasien hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi dan penyakit jantung, memiliki masalah pada pembuluh darahnya sehingga mempengaruhi aliran darah ke penis.

Satu-satunya cara untuk mencegah ketiga dampak kegemukan pada pria terhadap hubungan seksualnya adalah dengan mengurangi berat badan. Olahraga secara teratur dan menghindari konsumsi makanan berlemak dapat mengurangi risiko obesitas sekaligus meningkatkan kadar testosteron yang dapat meningkatkan kualitas hubungan seksual.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Berbisa

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012.

Ketika digigit ular, yang pertama kali harus dilakukan adalah memastikan jenis ularnya. Jika ada bekas taring, maka dipastikan yang mengigit adalah ular berbisa sehingga korbannya harus segera mendapat pertolongan pertama.

Selain ada bekas taring, ciri lain dari gigitan ular berbisa adalah munculnya rasa nyeri disertai perubahan warna pada lokasi gigitan dalam beberapa saat usai digigit. Dalam 10-15 menit, gejala lain yang menyertai adalah mual-muntah, pusing, gelisah dan kadang-kadang sesak napas.

Pertolongan pertama untuk korban gigitan ular adalah:

1. Jangan panik. Tidak semua gigitan ular mengandung bisa yang berbahaya, bahkan meski yang menggigit adalah spesies ular berbisa.
2. Kurangi gerak. Setiap gerakan yang tidak perlu hanya akan menyebabkan bisa ular menyebar lebih luas melalui peredaran darah. Usahakan untuk tetap diam, sebisa mungkin gunakan alat transportasi dan jangan berjalan kaki untuk mencapai lokasi yang menyediakan pertolongan pertama.
3. Cuci bekas gigitan. Jika ada, gunakan sabun dan air matang untuk membersihkan luka sesegera mungkin.
4. Cuci mata jika kena semburan bisa. Beberapa spesies ular kobra yang hidup di Asia dan Afrika mampu menyemburkan bisa mematikan tanpa harus menggigit korban. Jika semburan ini mengenai mata atau lapisan mukosa tipis lainnya, segera cuci dengan air bersih.
5. Ikat kuat-kuat daerah di sekitar luka. Ikatan yang kuat di sekitar bekas gigitan dapat menghambat penyebaran racun sampai mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Namun untuk gigitan Ular Derik yang racun atau bisanya sangat kuat, risiko kerusakan jaringan pada lokasi gigitan justru akan meningkat jika diikat.
6. Bawa ke dokter secepat mungkin. Serum anti bisa ular bisa didapatkan di Puskesmas atau tempat praktik dokter. Jika dalam perjalanan korban muntah-muntah, tempatkan dalam posisi duduk atau berbaring untuk memastikan muntahannya tidak menyumbat saluran napas.
7. Jangan suntikkan antiracun sendiri. Injeksi antiracun memang dibutuhkan dengan segera, namun sebagiknya tetap dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang terampil. Adanya pengotor pada alat suntik terkadang malah dapat membahayakan pasien.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Penderita Asma

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012.

Asma terjadi akibat peradangan pada saluran napas akibat terlalu responsif terhadap suatu rangsangan. Akibatnya, saluran napas menjadi sempit dan diperparah dengan pengeluaran lendir. Penderita akan merasa kesulitan bernapas, terutama saat menghembuskan napas.

Asma dapat disebabkan oleh alergi dan tekanan psikis. Tanda-tandanya adalah terlihat sulit bernapas dengan periode menghembuskan napas yang panjang. Terkadang disertai bunyi mengi saat mengeluarkan napas, cemas, kulit wajah pucat dan membiru, serta jika dibiarkan bisa menyebabkan pingsan.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', asma membutuhkan penanganan segera sebab dapat berbahaya.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain:

1. Tenangkan penderita
2. Bantu penderita untuk duduk dan istirahat
3. Bantu penderita mengambilkan atau mencarikan obat
4. Biarkan penderita menggunakan obat inhalernya sendiri
5. Sebisa mungkin hindari penderita dari sumber alergi
6. Jika merupakan serangan pertama atau terlihat berkepanjangan, segera bawa layanan medis
7. Jika tidak sadar, segera bawa ke layanan medis
8. Jangan memaksa penderita untuk tidur terlentang karena penderita lebih nyaman dalam keadaan duduk
9. Jangan banyak bertanya pada penderita, karena biasanya ia sulit berbicara

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama untuk Serangan Jantung

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012

Serangan jantung sampai saat ini masih menjadi penyakit yang menakutkan. Banyak orang berpikir akan sulit selamat jika terkena serangan jantung karena penanganan detik demi detik begitu berharga. Ada beberapa hal yang bisa digunakan untuk memberikan pertolongan pertama pada orang yang terkena serangan jantung.

Jika seseorang mengalami gejala serangan jantung, maka bisa lakukan hal berikut ini:

1. Duduklah atau berbaring. Hentikan segala aktifitas dan jangan lakukan banyak gerakan. Banyak bergerak dapat memperburuk kerusakan tubuh akibat serangan jantung.
2. Telepon nomor darurat untuk meminta pertolongan. Segera hubungi rumah sakit terdekat atau minta orang lain untuk menghubungi ambulans. Jangan buang waktu untuk segera telepon dokter pribadi, teman atau anggota keluarga lainnya.
3. Jika dokter telah memberikan tablet nitroglyserin, segera minum obat tersebut. Obat tersebut bisa dikonsumsi setiap 5 menit sekali satu tablet sampai rasa sakitnya hilang. Jangan mengkonsumsi tablet nitroglyserin jika tidak diberikan dokter.
4. Mengunyah aspirin asal tidak mengalami alergi. Aspirin akan menghambat penggumpalan darah dan membantu darah tetap mengalir ke arteri. Mengunyah aspirin selama serangan jantung bisa menurunkan risiko kematian hingga 25 persen.
5. Kenali tanda-tanda serangan jantung dan bawa selalu obat-obatan yang iberikan dokter. Pertolongan yang cepat bisa mencegah kerusakan serius pada jantung dan memungkinkan pasien untuk bertahan hidup. 

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Korban Keracunan

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012.

Keracunan makanan sangat mudah terjadi apabila tidak cermat dalam menyimpan ataupun memasak makanan. Selain itu, bahan-bahan rumah tangga seperti pembersih atau deterjen juga mengandung bahan kimia yang berbahaya apabila tertelan. Untuk itu, korban keracunan perlu mendapatkan penanganan segera.

Segera hubungi paramedis atau bawa korban ke rumah sakit terdekat. Sertakan pula informasi mengenai usia, jenis racun yang tertelan, berapa banyak racun yang tertelan, kapan peristiwanya terjadi, korban mengalami muntah atau tidak dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Penanganan darurat yang bisa diberikan kepada korban keracunan antara lain:

1. Kurangi kadar racun yang masih ada di dalam lambung dengan memberi korban minum air putih atau susu sesegera mungkin. Jangan beri jus buah atau asam cuka untuk menetralkan racun.
2. Usahakan untuk mengeluarkan racun dengan merangsang korban untuk muntah.
3. Usahakan korban untuk muntah dengan wajah menghadap ke bawah dengan kepala menunduk lebih rendah dari badannya agar tak tersedak.
4. Bawa segera ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat.
5. Jangan memberi minuman atau berusaha memuntahkan isi perut korban bila ia dalam keadaan pingsan. Jangan berusaha memuntahkannya jika tidak tahu racun apa yang ditelan.
6. Jangan berusaha memuntahkan korban bila menelan bahan-bahan seperti pembersih toilet, cairan antikarat, cairan pemutih, sabun cuci, bensin, minyak tanah, tiner serta cairan pemantik api.

Zat asam akan menyebabkan kerusakan lebih parah pada lambung atau esofagusnya jika dimuntahkan. Sedangkan produk BBM yang dimuntahkan dapat masuk ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama Untuk Korban Kesetrum

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012.

Listrik tegangan tinggi bisa berakibat bahaya dan fatal jika mengenai tubuh. Apabila pertama kali melihat orang yang tersengat listrik, sebaiknya bersikap tenang namun tetap waspada. Jangan menyentuh korban saat listrik masih menyala karena berisiko tersengat juga

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko bahaya pada korban tersengat listrik.

Hal-hal yang dapat dilakukan apabila melihat korban kesetrum antara lain:

1. Jika mungkin, matikan sumber listrik atau suruhlah orang lain untuk mematikannya.
2. Sangat penting untuk memindahkan korban dengan hati-hati. Pakailah alas kering seperti koran, papan, selimut, matras karet atau baju kering. 
3. Jangan gunakan bahan-bahan dari besi dan bahan yang basah. Jangan menyentuh korban sampai ia terbebas dari sengatan.
4. Bila korban tak bernapas, buka jalan pernapasan dan lakukan pernapasan buatan, caranya yaitu:


  • Pastikan korban diletakkan pada permukaan yang rata. Bersihkan mulut dan jalan napas dari muntahan atau cairan.
  • Tengadahkan kepala korban dengan meletakkan telapak tangan pada dahi dan jari tangan lain mendorong ke atas bagian dagu korban
  • Pencet hidung korban dengan menggunakan ibu jari, kemudian ambil napas dalam-dalam. Letakkan mulut pada mulut korban yang terbuka, tiup dengan cepat 2 kali.
  • Hentikan tiupan bila dada korban sudah mengembang. Lepaskan mulut dari mulut korban, kemudian dekatkan telinga ke hidung korban untuk mendengarkan embusan napasnya.
  • Perhatikan dada korban, apakah ada gerakan naik turun pertanda ia bernapas.
  • Ulangi prosedur napas buatan ini sampai korban benar-benar dapat bernapas sendiri.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Korban Pingsan

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012.

Pingsan adalah keadaan tidak sadarkan diri yang disebabkan karena berkurangnya suplai darah ke otak. Pemulihan dari pingsan ini dapat dilakukan setelah beberapa menit. Sebelum pingsan, umumnya korban mengalami gejala kulit pucat, dingin dan berkeringat, mata berkunang-kunang serta pusing.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', pingsan dapat dicegah dengan cara merebahkan korban lalu angkat kaki setinggi 15 - 25 cm. Bisa juga dengan didudukkan dengan posisi kepala membungkuk menyentuh kedua lutut.

Namun apabila pingsan sudah terjadi, maka bisa dilakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Rebahkan korban, angkat kaki setinggi 15 - 25 cm meskipun ada kemungkinan kepalanya terluka.
2. Buka jalan pernapasan, lakukan penapasan buatan jika perlu.
3. Buka baju, khususnya di sekitar leher korban.
4. Bila korban muntah, miringkan atau balikkan kepalanya untuk mencegah tersedak.
5. Secara pelan-pelan, usap wajahnya dengan menggunakan air dingin dan jangan disiramkan ke muka korban.
6. Periksa kembali seluruh tubuh untuk melihat apakah terdapat bengkak atau perubahan bentuk yang disebabkan karena jatuh.
7. Jangan diberi minum meskipun korban sudah pulih kembali.
8. Bila pertolongan tidak berhasil dalam beberapa menit, bawa korban ke dokter atau paramedis.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Wanita Keguguran

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012.


Peristiwa keguguran adalah keluarnya janin pada wanita hamil sebelum kandungannya mencapai 20 minggu. Data menunjukkan bahwa keguguran wanita hamil dapat mencapai 20% dari kehamilan.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', tanda-tanda keguguran adalah rasa kram pada perut bagian bawah dan diikuti perdarahan. Walaupun terkadang kram dan perdarahan belum terjadi, apabila ada tanda-tanda yang mencurigakan tentang kehamilannya, maka segera bawa ke dokter untuk memastikan status kehamilan.

Jika merasakan tanda-tanda keguguran, lakukan hal sebagai berikut:

- Hentikan semua aktivitas.
- Lakukan relaksasi. Atur napas dan tenangkan pikiran
- Berbaring di tempat tidur
- Jika ada sesuatu keluar dari vagina, simpan di dalam wadah khusus agar dapat dicek oleh dokter
- Jika terjadi perdarahan dan berlanjut, segera bawa ke unit gawat darurat

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama Apabila Disengat Lebah

Oky Pratama Yudha,
Sabtu, 24 November 2012

Luka karena sengatan lebah biasanya menyebabkan reaksi lokal seperti kulit memerah atau bengkak. Namun bila korban alergi terhadap sengatan serangga tertentu, maka hal ini dapat mengancam jiwanya dan membutuhkan pertolongan segera.

Serangga yang memiliki sengatan berbahaya adalah lebah madu, kutu kerbau, tawon dan semut api. Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala sengatan serangga yang berbahaya dapat berupa nyeri, bengkak dan memerah, gatal, dan tempat sengatan atau gigitan serangga terasa panas.

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan segera, yaitu:

1. Pada saat lebah madu menyengat, baisanya sengat lebah masih menancap. Cabut sengat secara hati-hati menggunakan pisau atau kuku. Jangan dipencet karena dapat menyebabkan racun bertambah masuk.

2. Cucilah daerah yang tersengat dengan sabun dan air.

3. Kompres dengan air dingin atau es untuk mengurangi penyerapan dan penyebaran racun.

4. Oleskan krim atau lotion seperti kalamin, pasta baking soda ditambah sedikit air untuk mengurangi rasa tak nyaman.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Mimisan

Oky Pratama Yudha,
24 November 2012.

Hidung berdarah atau mimisan dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya pukulan yang mengenai hidung, iritasi pada membran mukosa hidung karena berusaha mengeluarkan sesuatu secara berulang dari rongga hidung, atau karena infeksi.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', Kebanyakan perdarahan hidung yang terjadi pada anak-anak tidak berbahaya. Namun bila terjadi pada orang tua atau dewasa, hal ini dapat menjadi masalah serius dan membutuhkan penanganan medis.

Apabila menemui hidung berdarah atau mimisan, lakukanlah hal-hal sebagai berikut:

1. Mintalah korban untuk duduk dengan badan condong ke depan. Jaga mulut supaya tetap terbuka supaya darah tidak menutup jalan napas.

2. Pencet hidung selama 15 menit. Tekan di bawah tulang hidung pada bagian ujungnya, lepaskan perlahan. 

3. Jangan biarkan korban melesitkan ingus. Apabila perdarahan terus berlangsung, pencet hidungnya lagi selama 5 menit dan pastikan korban tidak menelan darah yang keluar.

4. Ambil kain basah atau es yang dibungkus dengan kain. Tempelkan pada hidung dan muka korban untuk mempersempit pembuluh darah.

5. Bila perdarahan berlanjut dan ada indikasi patah tulang, segera bawa ke unit penanganan gawat darurat.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Patah Tulang

Oky Pratama Yudha,
24 November 2012

Patah tulang umumnya disebut dengan fraktur dan digolongkan menjadi 2 macam, yaitu fraktur tertutup dan fraktur terbuka. Pada fraktur tertutup, tulang yang patah tidak sampai keluar melewati kulit. Sedangkan pada fraktur terbuka, sebagian atau keseluruhan tulang yang patah terlihat menembus kulit. Kasus ini dapat berbahaya karena korban kemungkinan akan kehilangan banyak darah dan rawan infeksi.

Jangan memindahkan korban kecuali ada tenaga medis yang berpengalaman, khususnya apabila bagian yang terluka adalah kepala, leher atau tulang belakang. Jika harus dipindahkan, pastikan bagian yang terluka tidak bergeser atau bergerak karena proses pemindahan. Contohnya, ikat bagian kaki yang terluka dengan kaki yang tidak terluka, baru kemudian dipindahkan.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala patah tulang antara lain:
- Korban merasa atau mendengar bunyi patahan tulang
- Bagian yang terluka terasa sakit sekali, terutama saat disentuh atau digerakkan
- Sulit menggerakkan bagian yang terluka
- Gerakan bagian tubuh yang terluka tidak normal atau tidak seperti biasanya
- Terlihat bengkak
- Ada rasa sensasi tidak enak pada ujung tulang tubuh yang terluka
- Terlihat ada perubahan bentuk
 Ukuran atau panjang tulang berbeda dengan pasangan tubuh lainnya
- Bagian tubuh yang luka terlihat membiru

Apabila menemui gejala-gejala di atas, penanganan darurat yang dapat dilakukan adalah:

1. Buka jalan napas, lakukan napas buatan jika diperlukan
2. Hentikan perdarahan apabila terjadi patah tulang terbuka. Gunting pakaian korban sebelum melakukan pertolongan.
3. Bila korban tak sadarkan diri, anggap ia mengalami luka di bagian kepala, leher atau tulang belakang.
4. Jangan mencoba untuk mengembalikan tulang yang terlihat keluar.
5. Jangan membersihkan luka atau menyisipkan sesuatu pada tulang yang luka meskipun tujuannya untuk menolong.
6. Tutup luka secara perlahan dengan kain steril atau perban untuk menghentikan perdarahan.
7. Tutup luka secara keseluruhan, termasuk tulang yang menonjol keluar.
8. Hubungi paramedis atau ambulans, jangan mengangkat korban yang terluka di bagian kepala, leher atau tulang belakang tanpa memakai tandu. Jaga kepala tetap lurus dengan badan.
9. Bila pertolongan medis belum datang sementara korban harus dibawa ke rumah sakit, gunakan splint di atas dan di bawah luka sebelum korban dipindah.
10. Jangan memberi minuman atau makanan pada korban.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Overdosis Alkohol

Oky Pratama Yudha,
24 November 2012
 
Etanol adalah bahan aktif bersifat racun yang terkandung dalam semua minuman beralkohol. Etanol dapat memperlemah dan menekan aktifitas sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) yang berfungsi mengontrol kemampuan psikomotorik seperti koordinasi dan reaksi gerak tubuh.

Reaksi lain adalah mengganggu aktifitas anggota tubuh seperti berbicara, mengurangi pendengaran dan pergerakan mata. Alkohol juga dapat mengurangi tingkat kesadaran perilaku dan kontrol diri.

Mengkonsumsi alkohol akan menimbulkan perasaan senang yang semu. Alkohol dapat bereaksi seperti perangsang tubuh atau stimulan, tetapi sebenarnya alkohol adalah penyebab depresi (depressant).

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala overdosis alkohol berupa koordinasi berkurang, bicara meracau, pernapasan tak normal, cenderung tidak sadar, mata memerah dan ada kemungkinan koma.

Jika menemui gejala-gejala tersebut, segera lakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Jika korban tertidur dengan denyut nadi dan pernapasan yang normal, bangunkan dengan cara mengguncang-guncangkan tubuh atau memanggilnya. Untuk kasus seperti ini, korban tidak membutuhkan penanganan darurat.

2. Letakkan korban di tempat yang aman agar tidak melukai diri sendiri sambil terus dipantau keadaannya.

3. Apabila korban tidak sadarkan diri atau tidak dapat dibangunkan dan pernapasnnya terlihat tidak normal atau korban dalam keadaan koma, jaga agar jalur pernapasannya tetap lancar.

4. Segera bawa korban ke rumah sakit.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Overdosis Penyalahgunaan Obat

Sabtu, 24 November 2012

Yang dimaksud dengan penyalahgunaan obat adalah penggunaan obat yang melebihi aturan pemakaian. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan fisik dan psikologi, tergantung dari jenis obat yang diminum.

Penggunaan obat terlarang dapat menekan sistem saraf pusat beserta aktifitas otak. Orang yang tubuhnya dipengaruhi oleh obat menunjukkan perilaku ekstrim dari tingkatan lambat sampai hiperaktif. 

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', penggunaan obat yang disuntikkan ke badan dapat dilihat dari adanya bekas suntikan di lengan atau anggota badan lain. Perlengkapan yang digunakan untuk memakai obat juga dapat diketahui dari benda-benda di sekitarnya.

Apabila menemukan korban overdosis obat, lakukan penanganan sebagai berikut:

1. Jaga jalan pernapasan dan lakukan pernapasan buatan jika diperlukan

2. Usahakan korban tetap tersadar, gunakan lap atau handuk basah untuk menyeka wajahnya.

3. Ajak korban berbicara jika memungkinkan. Tanyakan jenis obat yang dipakai dan berapa jumlahnya.

4. Jika korban masih dalam pengaruh obat dan mulutnya masih terlihat sisa-sisa obat, keluarkan dengan mengoreknya memakai jari-jari. Usahakan agar korban tidak sampai tersedak.

5. Jika merasa situasi tidak aman, segera cari bantuan paramedis.



SEMOGA BERMANFAAT ! ! !

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Diare

Sabtu, 24 November 2012

Diare adalah gangguan di mana tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair setidaknya 3 kali dalam 24 jam. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan diare, misalnya karena keracunan makanan, mengkonsumsi makanan tertentu, salah minum obat, stres, minum alkohol, infeksi bakteri dan lain-lain.

Bila penderita masih dapat minum, maka cairan tubuh yang hilang dapat tergantikan. Tetapi bila penderita tidak mau minum dan sering muntah, maka cairan tubuhnya akan cepat hilang dan terjadilah gejala dehidrasi.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', diare berkepanjangan bisa berakibat fatal, terutama apabila dialami bayi.

Untuk menangani diare, dapat dilakukan pertolongan pertama sebagai berikut:

1. Berikan banyak air minum untuk mengganti cairan dan zat kimia tubuh yang hilang. Minumlah cairan setiap 2 jam sekali sebanyak kurang lebih 2 ons atau 60 mL.

2. Bila diare berlangsung lama, misalnya 1 -2 hari dan kencing berkurang jumlah dan frekuensinya, segera bawa penderita ke rumah sakit karena ada kemungkinan terkena dehidrasi.

3. Hindari makanan padat.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama Untuk Memar


Memar adalah luka yang sering dijumpai dan dialami oleh seseorang. Hal ini terjadi karena beberapa hal seperti terjatuh atau terkena pukulan ke badan yang menyebabkan beberapa pembuluh darah pecah di bawah permukaan kulit. Perubahan warna dan pembengkakan pada kulit timbul karena adanya rembesan darah ke dalam jaringan.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala memar adalah daerah yang terkena terasa sakit, kulit memerah lalu berubah warna menjadi biru atau hijau, terkadang timbul bengkak atau benjolan.

Memar biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Meskipun demikian, perlu dilakukan beberapa hal agar memar dapat sembuh lebih cepat, yaitu:

1. Sesegera mungkin kompreslah dengan menggunakan air dingin atau es pada daerah yang memar untuk mengurangi perdarahan dan pembengkakan.

2. Bila memar terjadi pada lengan atau kaki, angkat bagian tersebut dengan posisi lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi aliran darah lokal.

3. Setelah 24 jam, gunakan kompres hangat untuk membantu penyembuhan luka. Kompresan hangat akan membuka pembulu darah sehingga memperlancar sirkulasi darah pada area tersebut.

4. Bila memar bertambah parah atau bengkak dengan rasa sakit tak tertahankan, segera bawa ke rumah sakit karena ada kemungkinan patah tulang atau luka lainnya.

Posted by
Unknown

More

Pertolongan Pertama pada Pendarahan Dalam


Berbeda dengan perdarahan luar, perdarahan dalam seringkali tidak kelihatan. Bila seseorang terkena pukulan, terjatuh atau kecelakaan lain, sebaiknya kemungkinan ini perlu diantisipasi.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala-gejala perdarahan dalam adalah:
- Korban muntah berwarna gelap seperti kopi atau merah pekat
- Batuk darah berwarna merah segar dan atau berbusa
- Tinja berwarna hitam bercampur darah merah
- Muka terlihat pucat
- Tubuh kedinginan atau kulit terasa lembab
- Mata berkunang-kunang
- Perut membesar
- Gelisah
- Kehausan
- Ketakutan
- Kebingungan

Apabila menemukan kondisi seperti ini, penanganan yang dapat dilakukan adalah:
- Jaga korban agar tetap lancar bernapas
- Usahakan korban tenang untuk menghindari syok
- Jangan pindahkan korban jika mengalami luka di bagian kepala, leher dan tulang belakang
- Jika tidak ada indikasi luka dan tidak mengalami syok, pindahkan dengan posisi tidur
- Jangan memberi minum pada korban
- Periksa kembali dan tangani bila ada luka lain seperti patah tulang
- Panggil paramedis atau bawa segera ke dokter atau unit gawat darurat

Posted by
Unknown

More
Jangan suka meremehkan pendapat orang lain karena Anda belum tentu bisa melakukannya, jadi hargailah pendapat orang lain jika Anda ingin di hargai oleh orang lain..
Jangan Mudah putus asa, karna kegagalan itu kuncinya dari kesuksesan.. !
Sekian Dan Terima Kasih..

Total Tayangan Halaman

Translate

Terima Kasih Atas Kunjungannya !. Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / Oky Pratama Yudha

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger